Minggu, 14 September 2014

PUISI PATRIOTISME



Tema : Patriotisme
Guruku Yabes...

Terlahir untuk jadi seorang ksatria
Yang tangguh, berbadan baja
Senapan yang merah....
Trisula yang tajam pun...
Tak bisa menembus raga sucinya

Insan hidup dari surga
Yang membawa cahaya pelangi
Untukmu...
Untuk kita semua
Bahkan itu tak pernah redup...
Oleh badai sekalipun

Awal pertama, amanah datang
Awal pertama, Ia jujur pada dunia
Lautan harapan...
Dunia rumus pendidikan...
Semua tertuju padanya

Seragam baja hijau..
Logo emas yang menempel di dada
Bahkan pena super
Ia manfaatkan untuk berjuang
Berjuang bertindak...
Berjuang melawan...
Berjuang mengusir...
Para penjajah zamrud hijau ini

Suntikan rumus ilmu
Ia berikan...
Ia ikhlaskan...
Ia penuhi...para otak putih itu
Kepada para pejuang bangsa ini

Jam dinding pun ikut berteriak...
Bergoyang, bahkan melambaikan tangannya
Bahwa sekarang pukul 12 malam
Tapi.... Guruku Yabes
Masih membuka matanya
Sambil berkata... aku masih ada
Amanah yang belum terselsaikan


Putihnya brilian....
Kuningnya emas yang mengkilau...
Bahkan bintang yang terang sinarnya
Tak mampu mengalahkan
Api yang sedang membara... dan
Tebalnya selimut kecerdasaan
Yang dimiliki oleh
Guruku Yabes...

Terimakasih Ya Tuhan...
Kau telah mengirimkan dan
Memberi negeri kaya ini
Sebuah titisan Malaikat yang mampu...
Mampu menggoncangkan dunia

Kawali, 01 November 2013
Arif Rahman Fauzi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar