Tema :
Patriotisme
Guruku
Yabes...
Terlahir untuk jadi seorang
ksatria
Yang tangguh, berbadan baja
Senapan yang merah....
Trisula yang tajam pun...
Tak bisa menembus raga sucinya
Insan
hidup dari surga
Yang
membawa cahaya pelangi
Untukmu...
Untuk
kita semua
Bahkan
itu tak pernah redup...
Oleh
badai sekalipun
Awal pertama, amanah datang
Awal pertama, Ia jujur pada dunia
Lautan harapan...
Dunia rumus pendidikan...
Semua tertuju padanya
Seragam
baja hijau..
Logo
emas yang menempel di dada
Bahkan
pena super
Ia
manfaatkan untuk berjuang
Berjuang
bertindak...
Berjuang
melawan...
Berjuang
mengusir...
Para
penjajah zamrud hijau ini
Suntikan rumus ilmu
Ia berikan...
Ia ikhlaskan...
Ia penuhi...para otak putih itu
Kepada para pejuang bangsa ini
Jam
dinding pun ikut berteriak...
Bergoyang,
bahkan melambaikan tangannya
Bahwa
sekarang pukul 12 malam
Tapi....
Guruku Yabes
Masih
membuka matanya
Sambil
berkata... aku masih ada
Amanah
yang belum terselsaikan
Putihnya brilian....
Kuningnya emas yang mengkilau...
Bahkan bintang yang terang
sinarnya
Tak mampu mengalahkan
Api yang sedang membara... dan
Tebalnya selimut kecerdasaan
Yang dimiliki oleh
Guruku Yabes...
Terimakasih Ya Tuhan...
Kau telah mengirimkan dan
Memberi negeri kaya ini
Sebuah titisan Malaikat yang
mampu...
Mampu menggoncangkan dunia
Kawali, 01 November 2013
Arif Rahman Fauzi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar